MEMBERIKAN air susu ibu (ASI) sebagai makanan utama adalah keputusan terbaik untuk bayi di awal masa pertumbuhannya. Selain membentuk sistem kekebalan tubuh yang kuat, ASI akan membuat anak tumbuh lebih cerdas dan sehat. Tepatnya, ASI akan menormalkan kolesterol.
Di antara sekian banyak manfaatnya bagi bayi, sebuah penelitian terbaru di AS mengindikasikan bahwa ASI dapat mempengaruhi pembentukan sistem metabolisme lemak dalam darah. Seperti dipublikasikan The American Journal of Clinical Nutrition, pemberian ASI semasa bayi akan membuat seseorang tumbuh lebih sehat saat karena kadar kolesterolnya cenderung lebih baik saat mencapai usia dewasa.
Kesimpulan ini merupakan hasil analsis dan kajian data 17 riset melibatkan 17 ribu partisipan yang memperoleh ASI maupun susu formula. Kajian riset ini, kata peneliti, pada intinya memberi rekomendasi bahwa paparan terhadap ASI secara dini berkaitan dengan rendahnya kadar kolesterol saat menginjak usia dewasa.
“Oleh karena ada bukti substansial bahwa ASI menyediakan manfaat dan proteksi kesehatan jangka panjang, pemberian ASI sebaiknya diutamakan apabila memungkinkan,” ungkap para peneliti seperti dikutip WebMD.
Dari hasil analisis terungkap, para partisipan dari tujuh penelitian yang mendapat ASI secara ekslusif tercatat memiliki kadar kolesterol yang sedikit lebih rendah pada masa dewasa dibandingkan mereka yang hanya mendapatkan susu formula.
Dalam tinjauan penelitian sebelumnya, para ahli juga menemukan bahwa kadar kolesterol darah tercatat lebih tinggi pada bayi-bayi yang diberikan ASI ketimbang bayi yang mendaparkan susu formula. Ketika menginjak usia kanak-kanak, kadar kolesterol pada kedua kelompok ini tidak menunjukkan perbedaan.
“Penemuan ini membawa kami pada sebuah hipotesa bahwa paparan sejak dini terhadap ASI yang mengandung kolesterol tinggi mungkin dapat mempengaruhi metabolisme kolesterol jangka panjang ,” kata peneliti.
Kajian riset ini didasarkan atas data-data dari 17 studi observasi yang mencatat apakah partisipan mendapatkan ASI atau susu formula dan juga menjalani pengukuran kadar kolesterol saat menginjak usia dewasa. Data diambil dari sekitar 17.000 partisipan -- 12.890 di antaranya mendapat ASI dan 4.608 lainnya meminum susus formula. Penelitian juga memperhitungkan faktor lain seperti status sosial ekonomi, indeks masa tubuh, usia dan kebiasaan merokok.
Alasan mengapa pemberian ASI menyebabkan rendahnya kadar kolesterol saat dewasa, kata para ahli, adalah tingginya kandungan kolesterol dalam ASI kemungkinan dapat memicu perubahan fisiologis yang mempengaruhi sintesis kolesterol. Namun begitu, peneliti juga menekankan bahwa faktor lain seperti perbedaan gaya hidup antara orang dewasa yang semasa kecilnya mendapat ASI atau susu formula, mungkin juga berperan.
sumber : kompas.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
K epuasan bercinta, atau bersetubuh tidak lakan epas dari gaya bercinta saat melakukan hubungan intim. Menguasai teknik sentuhan seksual dan...
-
Program Kesehatan Masyarakat adalah bagian dari program pembangunan kesehatan nasional. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan derajat ke...
-
BERCINTA merupakan aktivitas seksual yang paling menyenangkan dan selalu ditunggu-tunggu setiap pasangan. Tak heran bila hal itu sering memb...
-
Kini, dengan berbagai metode dan alat bantu yang digunakan, jenis pijat yang dikenal sudah beraneka ragam, mulai dari pijatan yang lembut sa...
-
Sejak tanggal 21 Oktober 1999, bangsa Indonesia kembali menapaki sejarah baru, di bawah kepemimpinan duet baru, yaitu Presiden Abdurahman Wa...
-
BERCINTA dengan pasangan akan semakin terasa nikmat kala si dia lebih aktif dan agresif saat menghabiskan malam 'permainan liar'. Na...
-
Teknik SEO dibagi menjadi dua kategori : 1. Teknik yang merekomendasikan mesin pencari sebagai bagian dari desain yang baik disebut s...
-
Coba buka halaman mesin pencari Google hari ini. Anda akan melihat empat buah apel pada logo Google dan salah satunya menggantikan posisi hu...
-
Jika dokumen dalam Ms Word yang dibuat sangat banyak, pengaturan tidak perlu dilakukan setiap kali pembuatan dokumen, karena hal tersebut ti...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar